Categories
Literasi Finansial

Bedah Pemahaman Aturan Normatif Perizinan Usaha OSS RBA/NIB, DPMPTSP Kota Bandung Gelar FGD

FGD DPMPTSP Kota Bandung membedah persoalan layanan perizinan usaha terbaru (OSS RBA/NIB). Foto: Teguh Ari Prianto


Perubahan mendasar secara normatif dalam sistem perizinan usaha di Kota Bandung, telah memicu pemerintah gencar lakukan pemahaman kepada khalayak luas.

Pemerintah memiliki tanggung jawab besar bagaimana melakukan sosialisasi izin berusaha setelah berlakukannya Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA).

Dalam memahami OSS RBA tersebut, masyarakat akan mendapat cara membuat Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai titik awal berusaha secara legal.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung, Drs. H. Anton Sugiana Agustus, M.Si, menyampaikan hal tersebut dalam kesempatan membuka Focus Group Discussion (FGD) Penyelenggaraan Pelayanan dan Fasilitasi Perizinan Berusaha OSS RBA bagi Usaha Mikro Kecil (UMK) di Tingkat Kecamatan Kota Bandung bertempat di Golden Flower Hotel Bandung Jalan Asia Afrika Nomor 15-17 Bandung, Selasa 12 Desember 2023.

“Memahami OSS RBA dan NIB itu penting bagi masyarakat yang ingin menjalankan usaha karena sistem perizinan usaha online tersebut menjadi pintu gerbang persyaratan dasar memperoleh kelengkapan izin usaha lainnya” kata Anton Sugiana Agustus.

Categories
Literasi Budaya Kewargaan

Garda Kemerdekaan dan Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Hadirkan Ratusan Orang Galang Kekuatan Bersama, Tuntut Penuntasan Pelanggaran HAM dan Berantas Korupsi

Massa aktivis, rakyat, dan mahasiswa menggelar aksi damai peringati hari Anti Korupsi se Dunia tahun 2023. Foto: Fuad Rinaldi


Ratusan orang dari berbagai elemen menyerukan tuntutan aksi di depan Gedung Merdeka Jalan Asia-Afrika Kota Bandung baru-baru ini.

Massa aksi datang dalam rangka memperingati Hari Anti-Korupsi Sedunia yang jatuh pada tanggal 9 Desember 2023.

Sekretaris Jenderal Garda Kemerdekaan, Fuad Rinaldi, menyampaikan sejumlah tuntutan aksi menyangkut penuntasan pelanggaran Hak Azazi Manusia (HAM) dan pemberantasan korupsi.

Tuntutan itu mereka suarakan dengan isinya sebagai berikut, 1. Adili pelanggar HAM kepada Pengadilan HAM, 2. Tuntaskan kasus-kasus HAM, 3. Berantas korupsi, kolusi nepotisme, dan 4. Berantas mafia hokum.

Fuad Rinaldi atau Kang Fuad, bergabung bersama Garda Kemerdekaan dan Aliansi Mahasiswa dan Rakyat. Secara terperinci massa aksi di dalamnya terdapat pula perwakilan Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), perwakilan Mahasiswa Universitas Al-Ghifari, perwakilan Mahasiswa Universitas Padjadajaran (UNPAD), perwakilan Mahasiswa Universitas Kristen Maranatha, perwakilan Mahasiswa Universitas Jenderal Ahmad Yani (UNJANI), Aktifis Disabilitas Jawa Barat, Kaum Miskin Kota, dan Aktifis Garda Kemerdekaan, hingga para tokoh bangsa.

Categories
Literasi Budaya Kewargaan

Janji Kebijakan Zonasi Sekolah dan Mimpi Pemerataan Pembangunan Pendidikan di Indonesia

Ilustrasi pelaksanaan kebijakan zonasi sekolah. Foto: KOMPAS.com


Mengenal istilah zonasi sekolah, setidaknya publik mengetahuinya sejak 2018 silam atau bertepatan dengan era Menteri Pendiddikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Kinerja Muhadjir Effendy salah satunya menerapkan kebijakan zonasi sekolah, mendapat apresiasi dari Pemerintah pada hari Rabu, 11 November 2020.

Presiden Joko Widodo, menganugerahkan tanda kehormatan berupa Bintang Mahaputra Adipradana di Istana Negara karena kebijakan zonasi sekolah ala Muhadjir Effendy disebut-sebut mampu menyelesaikan masalah pendidikan.

Pemerintah menilai bahwa kebijakan sistem zonasi pada pelaksanaan kebijakan era Muhadjir Effendy, mampu menyelesaikan masalah pemerataan akses pendidikan. Lalu, menyusul keberhasilan pemerataan guru hingga peningkatan kompetensinya, dan terakhir yaitu mendongkrak kualitas sekolah.

Kata kunci pelaksanaan sistem zonasi, yaitu pemerataan, ini menjadi menarik. Sebutan keberhasilan penerapan kebijakannya pun memicu masyarakat mencari tahu, terutama mengenai standar-standar dibutuhkan sistem zonasi berhasil diterapkan hingga terwujudnya kualitas sekolah.

Sistem zonasi dalam perkembangan penerapannya, masih menuai protes berbagai pihak terutama saat tiba masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), setiap tahun ajaran baru. Artinya, masih ada kenyataan terbalik dari keberadaan keberhasilan dan apresiasi pemerintah sendiri dengan keadaan lingkungan sekolah atau lingkungan pendidikan itu sendiri.

Masyarakat awam belum secara detil memaknai, sistem zonasi itu pada penerapannya melingkupi hal apa saja. Apa itu istilah yang masyarakat kenal hanya sebagai rutinitas pergantian tahun ajaran atau ada hal lain bersifat mengikat sepanjang proses pembangunan pendidikan itu berlangsung. Masyarakat sampai dengan saat ini masih menunggu janji-janji keberhasilan sistem zonasi itu.

Categories
Literasi Budaya Kewargaan

Tim Pemenangan Rakyat Ganjar-Mahfud, Wadah Bagi Arus Bawah Rakyat untuk Memenangkan Ganjar dan Mahfud Secara Mandiri

Fuad Rinaldi bersama Ganjar Pranowo dalam suatu kesempatan. Foto: Kang Fuad


Keterangan Ketua Umum Tim Pemenangan Rakyat For Ganjar Pranowo dan Mahfud MD (TPR GP-MMD), Fuad Rinaldi:

Dibentuknya Tim Pemenangan Rakyat (TPR) Ganjar Pranowo Mahfud MD (TPR GP MMD) adalah respons terhadap kebutuhan untuk menggalang dukungan secara luas dari berbagai lapisan masyarakat dalam rangka mendukung pasangan calon presiden tertentu, dalam hal ini Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Tim ini mendasarkan pijakan aksinya pada prinsip-prinsip demokrasi yang diatur dalam Undang-Undang Dasar (UUD) terutama terkait kebebasan berserikat dan berpendapat.

Representasi Kekuatan Rakyat, TPR GP MMD muncul untuk merepresentasikan kehendak dan aspirasi sebagian besar masyarakat yang menginginkan pasangan calon tersebut memimpin.

Dalam demokrasi, penting bagi calon untuk memiliki dukungan yang kuat dari berbagai lapisan masyarakat. Tim ini berperan mengoordinasikan upaya-upaya sukarela dari individu, kelompok, atau komunitas yang mendukung pasangan calon Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

TPR GP MMD juga Memperkuat Kebebasan Berserikat dan Berpendapat Dalam konteks demokrasi, UUD menjamin hak setiap warga negara untuk berserikat dan berpendapat. TPR GP MMD menjalankan fungsi ini dengan mengorganisir dan memberdayakan masyarakat untuk bersatu demi dukungan terhadap pasangan calon pilihan mereka. Ini mencakup aktivitas seperti kampanye, diskusi publik, sosialisasi program, dan sebagainya.

Categories
Literasi Finansial

Sukses Bisnis Kuliner Ajeng Meiwita dan Tujuh Belas Sub Sektor Ekonomi Kreatif Pijakan UMKM Naik Kelas

Ilustrasi, Tujuh Belas Sub Sektor Ekonomi Kreatif. Foto: https://www.facebook.com/komiteekonomikreatifkotamedan


Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), bisnis kuliner bisa menjadi pilihan terbaik meningkatkan pendapatan atau omset usaha secara signifikan.

Apalagi jika pilihan bisnis tersebut dipadukan dengan trend ekonomi kreatif, maka sangat terbuka peluang UMKM naik kelas.

Artinya, dengan pendekatan ekonomi kreatif, bisnis UMKM menjadi lebih bernilai. Usaha tidak sekedar mendapat keutungan belaka, namun dapat terkondisikan secara kualitas dan manfaat jangka panjang baik bagi si pengusaha maupun bagi para konsumennya.

Member Komunitas Co Working Space (CWS) Panyileukan, Ajeng Meiwita, menyampaikan hal tersebut di sela-sela kegiatan “Cooking Demo Saldan dan Bola Deli”, Senin, 10 Juli 2023 bertempat di Cafe Ayang Jalan Plamboyan Cipadung Kidul Panyileukan Kota Bandung.

Categories
Literasi Sains

Manfaat Tanaman Daun Afrika Mampu Jaga Stamina Tubuh Hingga Ampuh Obati Diabetes

Ilustrasi, Daun Afrika kaya manfaat. Foto: https://www.cnnindonesia.com


Melihat tegakan tanaman sejajar pagar di halaman salah satu Pos Polisi Pasar Induk Gedebage Polsek Panyileukan Polrestabes Bandung Jalan Soekarno Hatta 297 Kota Bandung, sepintas nampak seperti tanaman biasa. Sesaat berusaha mendekatinya, pada Minggu, 4 Juni 2023, lalu memastikan tegakan pohon apa gerangan? Ternyata disana itu adalah tanaman Daun Afrika.

Tanaman tumbuh subur dan hijau dengan ketinggian batang rata-rata satu setengah hingga dua meter. Daun-daunnya melebar sampai ada seukuran telapak tangan orang dewasa. Pucuk-pucuk daun terlihat lebih kecil berwarna lebih cerah, menandakan kesegaran tetumbuhan tersebut.

Selama ini, orang mengenal tanaman Daun Afrika sebagai tanaman pagar. Pohonnya mudah tumbuh dan berbatang cukup kuat. Namun, disamping manfaatnya sebagai tanaman pagar, ternyata tanaman Daun Afrika berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit dan mampu menjaga kualitas atau stamina tubuh seseorang.

Dari berbagai sumber terpercaya, diperoleh informasi bahwa tanaman Daun Afrika bermanfaat bagi kesehatan. Manfaat paling umum diketahui, tumbuhan ini berkhasiat menjadi obat bagi penyandang penyakit diabetes atau penyakit gula.

Dalam dunia medis, tanaman Daun Afrika tergolong kedalam tanaman herbal atau obat-obatan tradisional. Penggunaannya sudah terpercaya selama berabad-abad di berbagai negara Pakistan, India, dan Afrika.

Design a site like this with WordPress.com
Get started